Godbless Band Rock Indonesia Paling Berpengaruh

Godbless Band
Godbless Band

Salah satu genre musik yang memiliki penggemar cukup besar di blantika musik tanah air adalah genre musik rock. Sudah sejak lama, genre ini menjadi salah satu dengan basis penggemar dan musisi besar yang ada di Indonesia. Dan salah satu nama band dalam musik rock yang menjadi legenda di Indonesia adalah grup band Godbless.

Dikenal sebagai salah satu ikon musik rock tanah air perjalanan karir band Godbless memang menarik untuk disimak karena menghadirkan berbagai macam cerita perjuangan dari tahun 1970-an hingga saat ini. Dan bagi Anda yang belum mengetahui, berikut ini merupakan informasi pkv games mengenai grup band Godbless yang memiliki pengaruh besar dalam industri musik Tanah Air.

Profil Singkat Grup Band Godbless

Kejayaaan grup band Godbless dalam blantika musik rock tanah air memang tidak dapat dipisahkan dari sosok vokaliasnya yaitu, Ahmad Albar. Pria yang akrab disapa “iyek” ini menjadi salah satu punggawa paling penting dalam band ini. Diceritakan bahwa awal mula ide membuat band muncul setelah Ahmad Albar kembali ke Indonesia setelah tinggal selama beberapa tahun di negeri Belanda.

Dari negeri Belanda, Ahmad Albar melihat sendiri bagaimana antusiasme masyarakat terhadap musik rock yang besar di tanah air. Dari situlah ia memiliki keinginan untuk membentuk sebuah grup band baru. Diawal ide untuk membuat band itulah, Ahmad Albar mengajak rekannya yaitu Fuad Hasan, Donny Fattah, dan juga Deddy Dores untuk mengawali karir bersama dirinya. Dan di tahun 1972, merekaa akhirnya membentuk band nantinya akan diberi nama Godbless.

Grup band Godbless, akhirnya benar-benar tampil dihadapan publik di tahun 1973 saat itu mereka tampil pertama kalinya di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Berselang 2 tahun setelah itu, terbentuklah formasi Godbless dengan personil yang paling solid. Personel tersebut adalah Ahmad Albar, Donny Fattah, Jockie Soerjoprajogo, Teddy Sudjaja, dan Ian Antono. Setelah terbentuk formasi solid inilah Godbless melanjutkan untuk meniti karir bermusik mereka.

Album perdana grup band Godbless bertajuk Huma diatas Bukit menjadi soundtrack dari sebuah film yang disutradarai langsung oleh Suman Djaya. Dan dari album perdana inilah nama Godbless semakin santer terdengar sebagai salah satu grup musik rock terbaik di Indonesia sejak saat itu.

Pasang Surut Karir Godbless

Ditahun 1980, grup band Godbless kembali dengan album mereka yang bertajuk “cermin” dari album ini dapat kita lihat bahwa arah konsep musik Godbless sedikit mengalami perubahan. Hal ini sangat terlihat dalam aransemen musik di album “cermin” ini yang terkesan rumit, berkonsep matang, dan memiliki nilai artistik yang tinggi. Tidak mudah untuk membawakan lagu-lagu Godbless didalam album ini.

Dalam album cermin, grup band Godbless mengusung tema rock progresif yang memang dibawa untuk mendobrak pasar musik saat itu yang didominasi oleh musik pop yang memang saat itu banyak memiliki penggemar. Setelah album cermin, Godbless kembali mengeluarkan album selang 2 tahun setelahnya dan diberi nama album Semut Hitam.

Lewat album Semut Hitam grup band Godbless kembali membuktikan diri sebagai salah satu grup musik rock yang tidak dapat ditandingi. Selain itu, secara komersil album Semut Hitam juga terbilang memiliki angka penjualan yang cukup tinggi dibandingkan album lainnya. Lewat album Semut Hitam Godbless juga memilliki lagu andalan yang bahkan masih banyak diingat hingga saat ini.

Setelah album Semut Hitam, grup band Godbless bermaksud mengulang kesuksesan mereka dengan album Raksasa yang dirilis pada tahun 1989. Angka penjualan album Raksasa ini juga masih tergolong bagus dalam statistik penjualan. Setelah album ini Godbless mengalami pasang surut yang banyak diakibatkan oleh kesibukan masing-masih personil dalam karir pribadi mereka masing-masing.

Selain itu, sudah mulai bermunculan grup band dengan genre rock lain yang tergolong muda dan berbakat seperti Slank, Grass rock, Elpamas, dan sebagainya. Walaupun begitu Godbless masih memiliki tempat yang kuat dihati para penggemar genre rock tanah air.

Banyak yang mengatakan jika Godbless dan musik rock merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Bersama Godbless memang dirasa musik rock tidak akan pernah mati lekang dimakan oleh jaman.

Walaupun sudah beberapa dekade sejak masa kejayaan mereka ditahun 1970-an, musik-musik dari Godbless masih memiliki nyawanya tersendiri yang memberikan pengaruh besar terhadap industri musik tanah air terutama pada genre rock.

Terutama jika mengingat album cermin mereka yang walaupun secara angka penjualan tidak terlelu bagus, akan tetapi album tersebut memiliki suatu nyawa dan konsep musik yang tidak dapat terbantahkan sebagai salah satu album rock terbaik hingga saat ini.

Dan walaupun mengalami pasang surut personel yang tergolong banyak, grup band Godbless nyatanya mampu membuktikan diri sebagai legenda dan ikon musik rock tanah air yang tidak akan pernah mati.